Assalamu’alaikum Wr. Wb
Hai jumpa lagi, lama ga update postingan nih, hehe. Sibuk cari tempat kuliah ^_^
Oke langsung aja, kali ini aku akan memposting mengenai sebuah
Novel berjudul "Sherlock Holmes Vs Arsene Lupin" yang baru saja aku beli beberapa hari
yang lalu, novel yang menurutku, ehmmm… baca aja cerita ini kawan,
Penduduk Planet Mars yang bermukim di kawah gale sedang
menikmati indahnya mentari pagi, diantara penduduk Mars generasi kedua ini
terdapat dua orang sahabat yang sedang berbincang-bincang mengenai tempat
kelahiran mereka,
Phobos : “hey bro kira-kira Bumi udah kaya apa ya sekarang?”
Deimos : “gatau bro, tapi beberapa minggu yang lalu aku
lihat di Internet universal, bumi masih mengalami pemanasan global, namun sudah
lebih baik daripada waktu kita meninggalkannya..”
Phobos : “ ooh gitu, berarti
sudah ada perubahan ya. Jujur bro.. beberapa
minggu ini aku jadi rindu sama Bumi nih, kamu gimana?”
Deimos : “sama bro, aku malah rindu masakan Indonesia,
khususnya Nasi goreng.”
Phobos : “hehe, kalau aku mah pengin ngerasain lagi enaknya Bakso..”
Deimos : ”eh bro, ngomong-ngomong tadi malam Pesawat Bull Lock
Rise Kind (Bulog Raskin) yang biasa ngirimin paket dari Bumi udah nyampe ke
Mars loh, aku udah nungguin dari minggu lalu, soalnya dalam muatan pesawat
itu ada pesananku juga, aku minta dikirimin sebuah Novel.”
Phobos : “Novel apaan?”
Deimos: “ Novel detektif, kamu tahu Sherlock
Holmes kan?”
Phobos: “ hah? yang bener? Aku udah beberapa hari ini baca
cerita Sherlock holmes atas
saranmu, sungguh aku kecanduan membaca kisah-kisah petualangannya di Internet Universal, aku udah baca dari Study
in Scarlet sampe kembalinya Sherlock holmes bro, aku Pinjem novelnya Lah?”
Deimos : “ hahaha, sabar dulu bro.. aku baca dulu sampe
akhir ntar gantian, Okey? paling Cuma butuh 2 hari buat baca ampe selese.”
Deimos : “ 2 hari waktu Bumi atau
waktu Mars nih?”
Phobos: ” oh iya, kita di Mars yaa, Hehe… berarti 4
hari bro ^_^ Cz Satu tahun di Bumi
setara dengan 2 tahun di Mars.”
Deimos : “Oke bro.. aku akan sabar menunggu..”
4 haripun berselang, dan akhirnya Phobos meminjamkan Novelnya ke
Deimos,
“Assalamu’alaikum…”, Teriak phobos sambil mengetuk pintu
rumah deimos.
“Wa’alaikumussalam..”, terdengar suara dari dalam rumah,
dibarengi dengan keluarnya Deimos.
Deimos: “ eh, elu bro.. sini masuk,”
Sambil duduk di ruang tamu, mereka berbincang-bincang..
Deimos: “ gimana nih? Dah selese kan baca novelnya? Gantian
aku ya…”
Phobos : “nihh… buat kamu sekalian aja bro..”
Deimos : “lohhh kenapa bro? kok buat aku sih?”
Phobos : “ aku agak kecewa
sama novel ini bro, aku pikir Sherlock Holmes akan
sehebat di novel-novelnya, tapi disini.., ahh baca aja ndiri bro..”
Deimos : ” yang bener lu..? ah gua malah jadi penasaran.. pinjem
ya..?”
Phobos : “ Oke.”
4 hari berselang, di tempat yang sama seperti kemarin dua
sahabat itu bertemu kembali,
Phobos: “ Gimana bro novelnya?”
Deimos : “aku setuju sama loe bro.. Novelnya agak mengecewakan..”
Phobos: “ hehe, menurutmu apa aja yang mengecewakan dalam
novel ini?”
Deimos: “ ehm itu, translate bahasanya
acak adut bro kadang bener kadang kaga jadi sulit
memahami maksud dan jalan ceritanya”
Phobos : “ yap bener, kalau menurut gue Sherlock holmes disini terlalu
menjadi orang lain, karakternya beda sama yang karangannya Sir Arthur
bro.”
Deimos : “ ya pantes bro, kan novel ini karangannya Maurice leblanc..”
Phobos: “ iya sih, pantesan aja dulu Sir Arthur mengajukan keberatan resmi terhadap Maurice leblanc mengenai penggunaan
nama Sherlock holmes dalam novel ini.”
Deimos : “ tapi ada yang menarik
juga bro, pertarungan antara mereka berdua itu,
trus ada adegan yang lucu sewaktu mereka berdua pertama kali bertemu di cafe , haha si Lupin sampe tersedak kaget ketika melihat Sherlock datang di tempat itu secara tiba-tiba tanpa
terduga olehnya..”
Phobos: “bener, itu salah satu adegan
yang aku suka dalam novel ini, hal yang menarik lainnya, Sherlock
yang sering disebut sebagai English man, gatau
itu apa maksudnya..”
Deimos; “ Mungkin karena
Maurice leblanc orang Prancis Sementara Sir Arthur conan doyle
orang Inggris.”
Phobos: “haha, kalau itu si aku tahu.. jika aku jadi Kritikus Novel kelas Universal.
Aku kasih nilai 7 dari 10
buat novel ini bro.
Deimos: ”setuju bro.. bagaimanapun kita harus menghargai karya orang lain.”
Jadi para pembaca,
singkat kata sebagai penggemar Sherlock holmes aku merasa sedikit kecewa dengan novel ini, namun bagi penggemar Arsene Lupin mungkin akan berbeda pendapat denganku. Jadi intinya, beli aja ya.. Novel ini harganya sekitar 39ribuan.
Mengenai fisik buku: Cover novelnya bagus, kertas halamannya juga bagus, ada
gambar dua orang artis di cover depannya, yang aku tahu dalam gambar tersebut adalah aktor Robert downey jr sebagai Sherlock holmes, gambar yang satunya lagi aku gak tahu namanya siapa,
mungkin aktor yang berperan sebagai Arsene Lupin dalam versi filmnya.
Oke dah, demikian ulasanku
mengenai Novel Sherlock Holmes VS Arsene Lupin ini. Terima kasih sudah
bersedia untuk mampir dan membaca. 1 fakta
penting sebagai penutup, cahaya yang keluar dari layar
komputer atau gadget anda baru akan mencapai Proxima centauri (bintang terdekat dengan
Matahari kita) dalam waktu 4 tahun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar