oke.. langsung aja,
Seperti malam-malam yang membosankan sebelumnya, aku cuma berbaring di depan TV ruang tengah. Sambil memainkan HP aku cek sisa pulsa dan walahhh ternyata pulsaku sudah limit, agak malas, aku bangun kemudian pergi ke kamar untuk mengambil uang dan berniat pergi ke counter pulsa langgananku di Kutaliman tengah. Singkat kata.. aku sudah sampai disana, karena sudah menjadi langganan tetap, tanpa menyebut maksud dan tujuan kedatangan, mas Imam pemilik counter langsung bilang: sing pira fik ? yang berapa pulsanya fik?hehe dengan sigap mas imam langsung mengambil hp, yang seperti biasa telah terjejer rapi di dalam lemari kaca, HP yang tersusun sesuai nama provider nomor telepon masing-masing, ia kemudian mengisi pulsaku. Karena lagi ga punya duit 5ribu saja cukup bagiku, "ga papa lah dari pada Hp Ku kosong", pikirku dalam hati. Waktu itu aku membawa uang 8 ribu jadiawesome smethshisa 2 ribu rupiah, "ahhh.. buat apa nih uang segini?", gumamku dalam hati. Tiba-tiba aku teringat dengan kedua keponakanku yang tadi masih ada di rumahku, aku belikan aja mereka jajanan di toko Pak Slamet Kutaliman satu.
Oreo sudah ditangan dan tinggal membayarnya, ketika aku sedang membayar, tiba-tiba Pak Slamet bilang: apa ko esih jajan kaya kie?apa kamu masih jajan jajanan seperti ini?oh iya, aku baru sadar bahwa jajanan yang aku beli ini umumnya untuk anak-anak. Sambil menyodorkan uang, aku bilang bahwa oreo ini untuk kedua keponakanku di rumah. kawan.. jika kamu tahu desa Kutaliman pasti kamu tahu ada beberapa jalan di desa ini yang agak angker, seperti kuburan dekat lapangan, perbatasan kutaliman dua dan tiga (Brug) dan lain sebagainya. Namun berbeda pada malam ini, langit sangatlah cerah, aku berani saja melintasi jalan di daerah-daerah itu karena aku ditemani oleh ribuan bintang di kubah angkasa ciptaan Sang Maha Esa *lebay*. Sambil menaiki motor, sesekali aku menengadah ke atas mengamati indahnya kemerlap bintang di langit malam, ketika aku melintasi jalan seberang lapangan, tiba-tiba LLLLLEEEEEBBBB sesuatu jatuh dari angkasa, aku terkejut selama beberapa detik, yap benda itu adalah meteor yang jatuh ke atmosfer bumi. Sedikit gambaran benda tadi memancarkan cahaya seperti kembang api tapi dengan kilauan yang jauh lebih menakjubkan, inilah meteor pertama yang pernah aku lihat dengan sangat dekat, seakan-akan ia tiba-tiba muncul dan hendak menghantam diatas kepalaku. Tidak hanya itu, ketika aku melewati perbatasan Kutaliman 2 dan 3, meteor yang sama seperti tadi muncul kembali, kali ini agak lama menyinari langit malam di atasku dan ekornya waww.. sangat indah dan lebih panjang dari yang pertama tadi.
Aku sungguh sangat kagum dengan apa yang barusan kulihat, cahaya berwarna silver dengan ekor yang panjang serta bergerak dengan sangat cepat kemudian tiba-tiba menghilang begitu saja tanpa jejak. Sempat terpikir di benakku untuk mencari pecahan batu meteor tadi atau nama kerennya chondrite tersebut, hebat kayaknya jika aku punya batu yang telah melintasi dinginnya luar angkasa, batu yang telah melayang layang selama milyaran tahun, batu yang sangat dicari-cari karena menyimpan informasi guna mengorek rahasia alam semesta ini. Karena aku seorang pecinta astronomi, sedikit-sedikit aku tahu bahwa dalam kalender astronomi, memang ada jadwal melintasnya meteor, namun menurut perkiraanku *pede* aku baru akan melihat hujan meteor besok malam, bukan malam ini karena puncaknya memang terjadi pada besok malam. Kembali meneruskan perjalanan pulang, dalam hati aku bergumam, pasti meteor tadi telah hangus terbakar di atmosfer.
Sambil mengucapkan salam aku masuk ke rumah, ada ibuku dan saudara-saudaraku lainnya. dan sayangnya keponakanku sudah pada pulang semua, yang masih berada di rumahku hanya kedua orang tua mereka. Ya sudah aku kasih aja kepada mereka. Sambil tersenyum aku bilang, "nih aku beli oreo buat Asti sama Manda..." mungkin senyumku mengandung misteri bagi mereka, Hehe *lebay*. Aku menganggap malam ini merupakan malam yang hebat, karena aku telah melihat fenomena langit yang jarang ditemui akhir-akhir ini yaitu hujan meteor. Jadi inti dari tulisan ini adalah, aku telah melihat 2 meteor secara langsung dengan mata kepalaku, dan kau tahu kawan? meteor itu... (Sometime you have to wathing it)...*so awesome*
Sekian cerita mengenai pengalamanku melihat meteor ini, semoga dapat menjadi inspirasi buat kamu semua untuk berburu meteor jatuh.
Terima kasih.
Malam itu, 02 Maret 2013 Sekitar Pukul 20:33
Sedikit ilustrasi hujan meteor dari www.google.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar