Assalamu’alaikum Wr. Wb., hai jumpa lagi, kali ini aku akan membahas mengenai berbagai Permainan tradisional Jawa yang ada di Banyumas pada umumnya,
dan desa Kutaliman pada khususnya. Berbagai
permainan ini sudah ada sejak dahulu, mungkin beberapa diantaranya sudah ada dari
jaman nenek moyang kita. Right, ketika
aku masih kecil (kira-kira umur 8 tahun), permainan ini
masih sangat populer di desaku, banyak anak-anak yang memainkan permainan ini, maklum dekade yang lalu Permainan digital berbasis Video Game yang ada saat ini seperti Playstation, Game
Online, ataupun Handphone belum ada dan belum menjadi virus yang mematikan. maksud dari Virus = cepat menyebar, bikin
kecanduan, dan bikin kita lupa daratan (individualis). Lupa daratan? pengin contoh mengenai lupa daratan? Lihat aja
kelakuan temenmu yang sedang pegang Smartphone dan kau ajak bicara, dia malah asyik sendiri dengan dunianya, nah itu yang kumaksud lupa daratan, lupa akan kehadiran
orang-orang disekitarnya.
Kembali ke topik,
kebanyakan dari permainan tradisional ini dimainkan secara ramai dan sangat mengasyikan, dalam
artian permainan ini tidak bisa dimainkan sendiri karena permainan ini bukan permainan
individu seperti halnya Playstation, Game Online dan lain sebagainya. Lari-lari,
ketawa-ketiwi, dan yang paling menyenangkan serta membawa hikmah, permainan ini membuat kita tetap akrab dengan teman-teman kita, karena permainan ini memang mengharuskan kita untuk berkumpul bersama (biasanya di tanah yang
lapang). Selain itu permainan-permainan ini secara tidak langsung membuat kita belajar sambil berolahraga. Permainan-permainan ini adalah:
1.Boing
Inti
dari permainan ini adalah kita harus menyusun kembali genteng persegi kecil
(dapat dilihat di gambar) yang telah berantakan karena sebelumnya telah terkena lemparan bola ( biasanya bola kasti)
dari jarak tertentu. Terdapat dua tim dalam permainan ini, tim pertama harus menyusun kembali genteng berantakan tadi, dan tim yang satunya harus menjaga
agar genteng tadi tidak kembali tersusun oleh tim pertama dengan cara semua
anggota tim pertama harus terkena bola (cekok). Hal yang paling ditunggu
dari permainan ini adalah ketika kita mencoba untuk mengenai anggota tim lawan, biasanya dengan sekuat tenaga kita berusaha untuk mengenainya. Cekok cekok. . . yess kena loe!!! hahaha kesakitan dia.
Permainan ini mengajarkan kita untuk saling bekerja sama.
Permainan ini mengajarkan kita untuk saling bekerja sama.
2. Balang Klonteng
Inti dari permainan ini adalah kita harus mengenai kaleng dengan batu dari jarak tertentu dimana diatas kaleng tadi telah kita letakan kartu bergambar dengan jumlah yang telah disepakati bersama. Ketika batu mengenai kaleng, kartu bergambar yang dapat diambil dan menjadi milik kita adalah kartu yang sisi gambarnya menghadap ke atas.
Permainan ini mengajarkan kepada kita untuk belajar membidik sasaran/target. Dalam kehidupan sehari-hari kita memang diwajibkan untuk mengerjakan sesuatu sesuai target.
3. Baren
Baren merupakan permainan yang paling membutuhkan banyak pemain dan dimainkan secara beregu. Inti dari permainan ini adalah tim kita harus mencari teman sebanyak banyaknya kemudian kita harus berusaha melewati garis pertahanan lawan paling dalam dan melakukan gerakan memutar untuk kembali ke tempat (dos) kita. Baren juga dapat diartikan Tiba Leren yang berarti jatuh dan berhenti, karena biasanya jika ada anak yang jatuh dan mengalami cedera menangis, maka permainan ini akan berhenti. Selesai deh.. satu anak kena marah, dimarahin semua jadinya..
Strategi dan kelincahan diajarkan dalam permainan ini.
4. Bentik
Nah ini salah satu permainan mengasyikan lainnya, kita memerlukan dua bilah bambu untuk memainkannya. Satu bambu yang panjang dan satu bambu yang pendek, cara memainkan permainan ini yaitu bambu yang pendek kita letakan diatas batu, genting, atau apapun yang bisa menancap ditanah (ada contohnya dalam gambar), kemudian ujung bambu yang pendek kita tekan agak keras dengan ujung bambu yang panjang. Ketika bambu pendek terlempar dan melayang diudara pukul sekuat tenaga dengan bambu panjang tadi, jarak antara bambu pendek ke batu atau genteng harus kita hitung menggunakan bambu yang panjang, nah hitungan panjang inilah skor yang kita dapat. Jika bambu yang terlempar diudara tadi dapat dipikul 2, 3 atau 4 kali maka skor kita dikalikan dengan jumlah pukulan diudara tadi. Yang memiliki skor terbanyak , dialah yang memenangkan permainan ini.
Permainan ini sangat bermanfaat bagi anak yang baru belajar berhitung.
5. Gateng
Kebanyakan permainan ini dimainkan oleh anak perempuan, pertama-tama bola dilempar pelan ke udara, ketika bola (bal Cenil) tadi masih diudara, kita harus mengambil batu yang telah disebar sebelum bolanya jatuh. Ada beberapa tingkat kesulitan dalam mengambil bola tadi.
Fokus dalam mengerjakan sesuatu diajarkan dalam permainan gateng ini.
6. Hong
Budi hong! andi hong! hahaha, itulah caranya ketika kita melihat teman kita sedang bersembunyi. Cara memainkan permainan ini, pertama kita harus melakukan suit, hom pim pah atau apa saja untuk menentukan seseorang menjaga bola. Setelah ada yang jaga, ia harus menghitung (biasanya 10 hitungan), selama hitungan dimulai kita yang tidak jaga harus bersembunyi dan menunggu kesempatan menendang bola yang dijaga tadi. Ketika yang jaga sedang mencari-cari para pemain, kita diharuskan untuk tidak terkena hong yaitu ketahuan tempat persembunyiannya, apabila kita kena hong maka kita dapat menjaga bola kembali ketika suit dilakukan oleh anak-anak yang terkena hong lainnya.
Observasi dan ketenangan diajarkan dalam permainan hong ini.
7. Jonjang Pancing
Sama halnya dengan Baren, Jonjang Pancing adalah permainan beregu. Pertama, tentukan anggota tim, tim yang jaga atau tim yang bermain (lawan), tim yang jaga (biasanya menjaga pohon) diharuskan mencari semua anggota tim lawan yang sedang bersembunyi yang telah berpencar-pencar. Anggota tim lawan yang sudah tertangkap harus ditahan dan dijaga di pohon oleh tim yang kebagian jaga tadi. Anggota tim lawan yang belum tertangkap dapat menyelamatkan anggotanya yang telah tertahan tadi dengan cara mengulurkan tangan "memancing" ke anggotanya, tentunya jangan sampai tertangkap. Nah inilah mengapa permainan ini dinamakan jonjang pancing.
Permainan ini membuat anak-anak mengenal lingkungan sekitar dan mengajarkan apa itu kerja sama.
8. Jonjang Pang Boled
Yang diperlukan dalam jonjang pang boled sangat mudah untuk didapat, ia adalah pang boled = batang daun singkong yang telah dipotong masing- masing sama ukuran. Dalam jonjang pang boled, terdapat salah satu batang yang memiliki tunas, untuk menentukan siapa yang masang ( bertugas mencari batang), salah satu peserta menggenggam semua batang tadi kemudian melemparkannya ke tanah, dengan cepat kita harus mengambil satu saja batang singkong tadi, sebisa mungkin jangan mengambil batang yang ada tunasnya, karena yang kebagian batang singkong bertunas inilah yang harus masang dan mencari batang singkong peserta lain yang sudah disembunyikan. Yang paling menyebalkan biasanya ada peserta yang menyembunyikan pang boled tadi di celana dalamnya. Kan susah nyarinya bro..
Ingin menjadi orang yang cekatan? ayo mainkan permainan ini.
9. Lintong
Lintong biasanya dimainkan pada saat malam hari, apalagi pas bulan purnama, bermandikan cahaya bulan yang mistis, lintong merupakan permainan yang sangat menyenangkan untuk dilakukan. Cara memainkan permainan ini yaitu pertama kita harus menentukan siapa yang jaga dengan hom pim pah. Kemudian, yang kebagian jaga harus menutup mata dan bersandar di pohon, setelah itu harus menghitung beberapa hitungan, apabila semua sudah bersembunyi, yang kebagian jaga harus mencari temannya satu persatu, peserta yang bersembunyi juga harus mencari cara agar dapat sampai ke pohon yang dijadikan dos dan mengatakan lintong sembari memegang dos pohon tersebut. Setelah selesai, peserta yang ketahuan tempat persembunyiannya harus mengantri (seperti antrian membeli tiket) kemudian yang kebagian jaga sebelumnya, melakukan hal yang sama seperti tadi, menutup mata sambil dan bersandar di pohon kemudian ia harus mengatakan sembarang angka yang jumlahnya harus melebihi antrian, misal sebelas . . nah dihitunglah antrian tadi sesuai urutan barisannya. Yang mendapatkan angka sebelas maka dia yang harus jaga berikutnya. Apabila sial kita dapat kembali lagi untuk kebagian jaga.
Keberanian dan kejujuran diajarkan dalam permainan lintong.
10. Sunda Manda
Memainkan Sunda manda memerlukan tanah yang lapang , inti dari permainan ini yaitu: pertama kita harus melempar genteng, kemudian dengan jinjit kita harus melompati gambar-gambar persegi di tanah yang sudah dibuat sebelumnya (biasanya berbentuk tanda plus). Yang paling cepat menyelesaikan urutan kotak-kotak tadi akan mendapat bintang, dimana bintang ini dapat kita letakkan dimanapun untuk dijadikan rumah milik kita, nah yang jumlah bintangnya paling banyak, maka dialah yang menang.
Koordinasi gerakan dan filosofi untuk bekerja keras adalah dua hal utama yang diajarkan dalam permainan sunda manda.
Bila engkau tanya pendapatku, sejujurnya penulis sangat rindu akan permainan-permainan ini. Mari kawan, mulai saat ini kita lestarikan permainan- permainan ini agar anak cucu kita minimal dapat mengetahui
bahwa permainan ini pernah ada. Walaupun mungkin di masa mereka nanti mereka enggan memainkannya, karena saat ini saja sangat jarang kita temui anak-anak yang memainkannya. Wonk di desa penulis saja yang tanahnya masih lapang sudah gak ada *suerrr*. Patut kita sadari, kebanyakan anak-anak di jaman sekarang, *kalau boleh lebay* telah diserang oleh sifat hedonisme yang lumayan akut. Kau tahu?hedonisme ini sangat tidak cocok dengan budaya timur kita.
Sebagai penutup, Ayo. . . lestarikan kebudayaan kita, mulailah dari hal-hal kecil, mulailah dari diri sendiri dan yang paling penting mulailah saat ini juga. SEMANGAT !!!
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar